Wisata Religi Makam Sultan Adlisyah

Dua makam pembesar kearajaan itu terletak berdampingan. Kondisinya kini cukup terjaga baik. Pemerintah setempat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, telah melakukan pemugaran dengan membuat rumah-rumahan untuk melindungi dua makam tersebut. Lantai bangunan dibaluti keramik demikian juga dengan makamnya. Dibuat berundak serta dilapisi keramik warna coklat. Rumah-rumahan ini dipagari besi keliling setinggi kurang lebih setengah meter.

Sebenarnya, masih terdapat makam lain di sekitaran makam ini, selain dua makam sultan tersebut. Posisinya, berada tak jauh dari sana. Jumlahnya mencapai belasan. Seluruh nisannya masih dibiarkan asli, berupa batu yang di permukannya, sebagian besar, sama sekali tidak ada ukiran atau tulisan yang jadi petunjuk untuk mengetahui siapa sosok yang di kuburkan disitu. Namun sebagian warga percaya, makam-makam tua yang berada di situ merupakan  makam para kerabat sultan.

makamsultan2

makamsultan1

Kompleks makam ini kini juga difungsikan warga sekitar sebagai pemakaman umum. Hanya, warga yang ingin memakamkan kerabatnya disini harus mengikuti syarat wajib, yakni tidak di perkenankan membangun makam dengan semen, melainkan dengan kayu. Karena itu tak heran kalau Anda bertandang kesana, makam-makam umum yang ada, semuanya terbangun dari bilah kayu.

Pada hari-hari tertentu, kompleks pemakaman ini lumayan ramai dikunjungi warga berziarah. Kebetulan, posisinya berada tepat di depan sebuah masjid milik warga Desa Danto. Jadi sembari berziarah, para peziarah dapat melakukan shalat sekaligus berehat disana. (kev)