Pencopotan Kepsek SMA 2 Tanpa Alasan

saya sangat tidak menerima keputusan tersebut karena tidak ada alasan apalagi dia membuang saya ke kecamatan XIII koto Kampar menjadi guru biasa di salah satu sekolah SMP atau SMA di XIII koto Kampar.
 
Karena selama ini saya termasuk orang yang mengorbankan diri sendiri karena peluang saya dulu sudah dua kali untuk menjadi kepala dinas sewaktu masa jabatan pak bupati burhanuddin, saya disuruh memilih, apakah jadi kepala dinas dispora atau kepala dinas pariwisata.
Waktu itu saya menjawab, biar saya urus dulu SMA 2 ini pak, biar menjadi sma percontohan di Sumatra, itu yang saya inginkan.
Jadi artinya untuk menjabat menjadi kepala dinas itu daya sudah ada tapi karena saying dengan sma 2, saya ingin menjadikan sekolah ini untuk percontohan dan kalau perlu untuk seluruh Indonesia.
 
Dengan adanya percontohan tadi alhamdurillah sma 2 mendapatkan piagam ewort 2011 dari lembaga internasional. Jadi ini sangat membanggakan kita semua  baik sma 2 maupun kabupaten Kampar, tapi aneh nya tiba-tiba saja disiang bolong kami dapat berita, saya dicopot dan dijadikan guru biasa di perbatasan Sumatra barat sana jauh dan itu di daerah terpencil.
 
Dan ini lah yang menjadikan kami untuk memajukan sekolah ini untuk menjadi sekolah idaman masyarakat dan menjadi sekolah percontohan, bahkan saya mengorbankan karir saya untuk membina sekolah itu tau-tau begini jadinya. Terang pak latief
Pak latief juga menambahkan. Bahwa sebetul nya murid-murid kami belum mengetahui hingga siang tadi pun masih belum mengetahui tentang pencopotan diri saya, Cuma ada beberapa orang guru yang dating dengan murid untuk mengantar rapor kerumah saya dan saya lansung bilang pada mereka bahwa saya sudah di copot sebagai kepala sekolah kalian dan mereka langsung terkejut mendengarkan apa yang baru saja saya sampaikan.
Mereka langsung termenung dan diam beberapa saat.
 
Namun tidak lama kemudian mereka langsung buka suara didepan saya dengan kata-kata, biar besok kami langsung demo aja pak kata mereka yang kebetulan hadir ada murid laki-laki dan perempuan.
Namun walaupun seperti itu, saya masih tidak menceritaka hal ini kepada murid-murid, nah begitu tadi sore anak-anak dapat berita.
Langsung mereka melakukan konfirmasi kepada kita karena denga kabar yang tadi siang mereka mesih belum percaya dengan isu-isu ini.
Nah begitu mereka mencari onformasi di sekitar kita dan mereka langsung terkujut dan terdiam tadi di pintu pagar dan termenung, kalau begitu hancurlah karir bapak kata mereka dengan wajah sedih.
 
Jadi saya terpaksa mengajak mereka masuk kedalam rumah dan mencertakan ke pada mereka apa yang telah menimpa diri saya, saya mengatakan bahwa saya bukanlah seorang yang gagal untuk memimpin sma 2 ataupun untuk menjadi kepala sekolah.
Dan saya juga telah tiga kali mendapatkan piagam internasional setelah itu mendapatkan gelar guru teladan bahkan saya juga mendapatkan beberapa pelatihan sampai ke jepang juagak dan kemudian kita juga kemaren mendapatkan penghargaan sebagai kepala sekolah yang sukses begitu terang nya.
Pak latief juga mengatakan bahwa anak-anak akan melakukan aksi demo kalo nggak salah pada hari senin besok, Karena sekarang kan anak-anak kan lagi libur, jadi kami ngasi tau teman-teman padahari senin kata mereka dan ini kami lakukan untuk penyelamatan sekolah kami pak kata mereka terhadap saya.
Dan soal pencopotan saya sendiri sama sekali tidak pernah dikasih tau oleh kepala dinas dikpora dan juga tidak pernah di kasih gambaran sama sekali, dulu kata nya untuk sma 2 tidak ada mutasi katanya.
 
Yang aneh nya ketika informasi ini bocor semua orang tertutup intinya tidak tau samasekali siapa pengganti saya dan beberapa orang yang dilanti sebagai kepala sekolah juga tidak di ketahui dan yang lebih aneh nya pagi tadi orang itu sudah dilantik dengan undangan mendadak dan paling lucu nya tidak ada selaterimanya dan tanda tangan nya sama sekali.
 
Dan tidak ada SK, itu tidak pelantikan namanya tapi itu namany gladi, kotor atau gladi bersih, berarti belum sah dia dilantik, karena pelantikan itu di iringi dengan SK dan tanda tangan bahka dilakukan dengan penyerahan dokumen begitu, supaya apa yang terjadi itu tidak tersembunyi-sembunyi.
Sebagian informasi yang kita dengar memang ada yang di mutasi itu membayar, ada yang bayar sekitar 7 hingga 15 juta rupiah, kemudian ada informasi juga untuk menjadi kepala sekolah membayar 40 juta hingga 75 juta rupiah.
 
Dan ternyata ada diantara mereka ini yang belum menyetor, mungkin jugak itu alasannya SK belum di buat, karena nantik begitu orang mengambil SK dia mintak setor duit.
Kitakan di Kampar ini sangat terpopuler dengan bupati jefri nur sebagai bupati 135, arti nya mau jadi kepala dinad mau jadi kasubdin 100  juta harus bayar mau jadi kabid 500 juta harus di bayar kemudian mau menjadi kepala dinas bayar paling bawah 500 juta hingga 1 miliar dan ini masih resmi informasinya kita dapat dari orang-orang in.
apakah isu ini benar atau tidak tapi ini sudah berkali-kali beredar dan ternyata isu ini benar.
 
Jika memang bupati benar-benar memutasi saya, saya legowo saja.
Berarti saya sudah tidak lagi dipercaya sebagai kepala sekolah dan saya bersedia menerima jadi guru apa saja tapi izinkan lah saya tetap mengajar atau menjaga sekaligus merawat sma 2 ini, jangan saya dizolimi begitu, masalah nya masadepan anak-anak itu kita kasian sekali, mau dibawak kemana anak-anak itu nanti?

Tidak tepat cara mendidik nya tidak tepat cara sekolah nya kita takut nantik sekolah ini akan hancur, maka nya saya memintak ya saya sebagai penjaga gawang sajalah begitu terang pak latief dengan pandangan jauh diluar rumah. (acin){jcomments on}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.