Tolak Pasien, Dokter Harus Angkat Kaki Dari Kampar

 

Dalam sidaknya, Bupati Kampar didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kampar Zulfan Hamid terlihat gusar, beberapa kali dia mengingatkan bahwa tugas dokter juga merupakan tugas kemanusiaan.”Jika PNS akan kita evaluasi, jika kontrak putuskan saja kontraknya. Kampar jelas tidak butuh orang-orang yang menambah masalah saja, ini adalah delik, bahkan bisa dikatakan mal praktek,” sergah mantan anggota DPRD Provinsi Riau ini.

Reaksi Bupati ini merupakan tindak lanjut dari didemonya di RSUD Bangkinang oleh sejumlah mahasiwa pagi tadi.Demo itu terkait adanya penolakan oleh oknum dokter di RSUD Bangkinang terhadap salah seorang pasien yang akan melakukan operasi.Dirangkum dilokasi, operasi itu mestinya dilakukan pada Rabu lalu, namun oleh dokter ditunda pada Senin kemaren.

Penundaan itu menurut kabarnya disebabkan adanya selebaran yang menyebutkan jasa medis akan dihilangkan pada tahun depan.(humaskampar){jcomments on}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.